Rabu, 19 April 2017

Reagen dan strategi sintesis total senyawa bahan alam

Reagen dan Strategi Total Sintesis Bahan Alam Terhalogenasi
Natural Produk pada reaksi Sintesis Total menjadi sangat penting dalam kajian kimia organik. Banyaknya manfaat senyawa bahan alam yang dapat di aplikasikan dalam kehidupan manusi namun jumlahnya yang terbatas. Untuk itu diperlukan adanya sintesis senyawa bahan alam tersebut agar dapat diperbanyak jumlahnya. Sintesis senyawa bahan alam yang diawali dari sintesis yang dilakukan oleh Friedrich Wöhler pada tahun 1828 dalam mensintesis urea[3], yang sampai sekarang sintesis Friedrich Wöhler masih banyak dilakukan karena urea merupakan senyawa yang memiliki banyak kegunaan contohnya pupuk dalam bidang pertanian. Sintesis total merupakan sintesis kimia lengkap senyawa kimia organik yang komplek dari molekul yang simpel (sederhana).

Pemakaian senyawa aktif dari hewan maupun tumbuhan dikhawatirkan dapat menggangukeseimbangan ekositem, karenanya perlu dipikirkan bagaimana senyawa-senyawa yang dibentuk dialam dibuat dilaboratorium atau disebut biogenetik. Sintesis senyawa yang terhalogenasi menjadi perhatian peneliti karena halogen terbatas kelimpahannya didalam makhluk hidup, tetapi bisa membentuk senyawa alam yang sangat bermanfaat. Dalam melakukan sintesis perlu diperhatikan beberapa hal berikut atau dikenal dengan strategi total sintesis :

1.  Ketersedian bahan dilaboratoriumyang mudah didapat
2. Cara atau metode yang menghasilkan produk dalam jumlahbanyak dengan byproduk yang paling sedikit
3.  Menunjukkan atau memastikan produk yang dihasilkan adalah produk yang benar diinginkan

Senyawa organik yang pertama kali berhasil disintesis adalah urea. Urea adalah senyawa organik yang tersusun dari unsur karbonhidrogenoksigen dan nitrogen dengan rumus CON2H4 atau (NH2)2CO. Urea juga dikenal dengan nama carbamide yang terutama digunakan di kawasan Eropa.  Urea ditemukan pertama kali oleh Hilaire Roulle pada tahun 1773. Senyawa ini merupakan senyawa organik pertama yang berhasil disintesis dari senyawa anorganik


         Sekitar 90% urea industri digunakan sebagai pupuk kimia. Pupuk urea dihasilkan sebagai produk samping pengolahan gas alam atau pembakaran batu bara. Karbon dioksida yang dihasilkan dari kegiatan industri tersebut lalu dicampur dengan amonia melalui proses Bosch-Meiser. Dalam suhu rendah, amonia cair dicampur dengan es kering (karbondioksida) menghasilkan amonium karbamat. Selanjutnya, amonium karbamat dicampur dengan air ditambah energi untuk menghasilkan urea dan air. Berikut adalah reaksinya :


      Salah satu contoh sintesis senyawa Natural Products yaitu mensintesis cyclocymopol dengan memperhatikan tahapan/cara sintesis, reagents yag digunakan dan juga hasil yang didapat dari sintesis yaitu :


        Pada tahapan sintesis senyawa cylomopol diatas mensintesis cyclomopol hingga menjadi 4-isocymobarbatol terproteksi dengan menggunakan katalis TBCO dengan hasil yang dimungkinkan diapat yaitu 35%.


        Pada mekanisme diatas merupakan sintesis bulkier 2,5-dialkythiolanes, yaitu dengan alkil, reagnts, kondisi akan diperoleh hasil yield product yang berbeda-beda.

         Pada dasarnya, senyawa bahan alam yang bermanfaat bagi manusia dapat dibuat dengan cara sintesis total senyawa organik  untuk digunakan pada berbagai keperluan. tujuan dilakukan sintesis ini yaitu untuk membuat senyawa yang sama dengan senyawa bahan alam yang di dapat pada hewan dan tumbuhan untuk dapat dimanfaatkan pada berbagai bidang.






21 komentar:

  1. Balasan
    1. Sintesis total yaitu sintesis dengan tahapan panjang yang dilakukan untuk menghasilkan senyawa yang diinginkan. dalam kata lain sintesis total yaitu keseluruhan tahapan pada reaksi sintesis.

      Hapus
  2. Apakah dalam mensintesis senyawa organik yang terhalogenasi oleh unsur halogen yang memiliki sifat radioaktif memiliki cara tersendiri untk mensintesisnya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. tidak, reaksi sintesisnya sama saja, hanya saja tehapan-tahapannya yang sedikit berbeda.

      Hapus
  3. Saya ingin bertanya, apakah sama metode sintesis senyawa bahan alam yang terhalogenasi untuk steroid, flavonoid dan terpenoid?

    BalasHapus
    Balasan
    1. jelas berbeda, karena ketika senyawa metabolit sekunder tersebut memiliki sifat dan karakteristik yang berbeda sehingga tahapan sintesisnya pun juga berbeda.

      Hapus
  4. bagaimana cara mengatasi halangan sterik yang mungkin terjadi pada total sintesis?

    BalasHapus
    Balasan
    1. caranya dengan memilih reagen yang tepat dan langkah reaksi dengan penambahan katalis agar halangan sterik dapat diminimalkan.

      Hapus
  5. Pada reaksi total sintesis natural produk senyawa cyclomopol , berapa rendemen yang dihasilkan , dan bagaimana kondisi reaksi tersebut?
    Terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Rendemen yang dihasilkan sedikit, hanya sekitar 5,6% dan kondisi untuk mencapai hasil yang baik yaitu pada suhu 25 C selama 40 jam.

      Hapus
  6. Halo bang Syahrul, mau tanya dong mengapa bahan alam dapat mengalami halogenasi? Mohon dijawab ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. karena senyawa bahan alam memiliki ikatan rangkap dan gugus fungsi yang dapat sebagai pusat berlangsungnya reaksi sehingga pada saat senyawa halogen ditambahkan maka senyawa bahan alam tersebut mengalami halogenasi.

      Hapus
  7. senyawa apa yang dapat menghasilkan rendemen yang besar dalam proses sintesis total senyawa bahan alam terhalogenasi? Mohon dijawab ya, terima kasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. senyawa terpenoid karena proses sintesisnya akan mengalami dehidrasi dan pembentukan produk samping yang lain sehingga rendemen yang dihasilkan juga besar

      Hapus
  8. Apakah ada reagen tertentu dalam proses sintesis organik senyawa bahan alam? atau sintesis tersebut terjadi secara alami seperti yang terjadi pada sintesis urea? Terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Reagen nya ada, tetapi didalam tubuh senyawa urea tersintesis secara spontan dari degradasi protein.

      Hapus
  9. apa kegunaan dari cyclocymopol, mengapa itu penting untuk disintesis?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kegunaannya yaitu untuk menstabilkan reaksi dan sangat penting untuk menjaga jalannya sintesis yang dilakukan.

      Hapus
  10. bagaimana cara kita menentukan senyawa tersebut yang ada di laboratorium atau tidak?

    BalasHapus
  11. Apakah reagen pada reaksi dapat diganti?

    BalasHapus
  12. Apa yang membedakan senyawa terhalogenasi dengan senyawa kimia pada umumnya ?

    BalasHapus