TAUTOMERI
Suatu senyawa karbonil dengan suatu hidrogen alfa
yang bersifat asam, dapat berada dalam dua bentuk yang disebut tautomer : suatu
tautomer keto dan sebuah tautomer enol. Tautomer
adalah isomer-isomer yang berbeda satu dengan yang lainnya hanya pada posisi
ikatan rangkap dan sebuah atom hidrogen berhubungan. Tautomer keto suatu senyawa
karbonil mempunyai struktur karbonil seperti diharapkan. Tautomer enol (dari –Ana + -ol)
yang merupakan suatu alkohol vinilik, terbentuk dengan serah-terima sebuah
hidrogen asam dari karbon α ke oksigen karbonil. Karena atom hidrogen berada
dalam posisi yang berlainan, kedua bentuk tautometrik ini bukanlah
struktur-resonansi, melainkan dua struktur berlainan yang berada dalam
kesetimbangan.
Contohnya perubahan keto
menjadi enol.
Bentuk enol tidak hanya
memiliki ikatan rangkap berkonjugasi, yang sedikit menambah kestabilan, tetapi
juga memiliki susunan yang sedemikian rupa sehingga memungkinkan terbentuknya
ikatan hidrogen internal, yang membantu menstabilkan tautomer ini.
Tautomeri dapat mempengaruhi kereaktifan suatu
senyawa. Suatu pengecualian terhadap sifat keton yang tidak mudah teroksidasi,
ialah oksidasi keton yang memiliki sekurang-kurangnya suatu hidrogen alfa. Suatu
keton yang dapat menjalani tautomeri dapat dioksidasi oleh zat-pengoksidasi
kuat pada ikatan rangkap karbon-karbon (dari) tautomer enolnya. Rendemen reaksi
ini tidak digunakan untuk kerja sintetik, tetapi sering digunakan dalam
penuturan struktur.

Terima kasih untuk materinya, sangat bermanfaat
BalasHapusTerimakasih kembali nike.
HapusMaterinya bermanfaat, terimakasih.
BalasHapusTerima kasih atas penyampaian informasinya, bermanfaat tentunya,
BalasHapusterima kasih atas ulasan materinya yang bermanfaat bagi pembaca:)
BalasHapus